Sering kali menemukan area yang sudah dibersihkan secara rutin, masih terllihat kusam, berbau, atau cepat kotor Kembali. Kasus ini terjadi bukan hanya disebabkan oleh kurangnya tenaga cleaning, tetapi disebabkan oleh alat cleaning yang digunakan sudah melewati masa pemakaian. Penggunaan alat cleaning yang tidak layak pakai memiliki dampak yang tidak hanya berpengaruh dengan hasil kebersihannya, tetapi bisa berdampak langsung pada kesehatan dengan risiko kontaminasi silang.

A.     Mengapa Alat Cleaning Harus Diganti Secara Berkala?

Mengganti alat cleaning bersifat krusial bukan hal yang opsional. Masih banyak instansi yang beranggapan bahwa selama alat maisih bisa dipakai, maka belum perlu untuk diganti. Padahal fungsi utama dari alat cleaning bukan hanya sekedar membersihkan secara visual. Ada banyak fungsi utama yang dimilliki alat cleaning untuk mengangkat kotoran mikro, mencegah kontaminasi, dan fungsi yang utama untuk menjaga standar keberihan institusional.

Jika tetap menggunakan alat cleaning yang sudah melewati masa pemakiannya, alat akan kehilangan daya serap dan daya angkat, menjadikan media penyebaran kuman, sehingga alat cleaning kehilangan fungsi utamanya untuk menjaga kebersihan. Terus menggunakan alat dalam jangka yang panjang justru akan meningkatkan biaya operasional, bukan menurun.

B.     Daftar Alat Cleaning yang Wajib untuk Diganti Secara Berkala

1.      Mop

Fungsi utama dari sebuah mop digunakan untuk mengangkat kotoran basah dan mokroorganisme dari lantai serta digunakan untuk menyerap cairan tanpa meninggalkan residu. Mop perlu diganti apabila:

  • Mop seratnya mulai menggumpal dan rontok.
  • Daya serapnya menurun.
  • Baunya tidak hilang meskipun sudah dicuci, ini merupakan tanda mop harus diganti.

Memilih untuk tetap menggunakan mop padahal sudah tidak layak untuk digunakan dapat menimbulkan risiko, lantai yang terlihat bersih tapi tidak higienis, dan akan menyebabkan penyebaran bakteri antar ruang.  Hal ini akan sangat berbahaya jika dihiraukan oleh rumah sakit dan puskesmas.

Mop dapat diganti secara berkala 1 – 3 bulan untuk area umum, dan 1 bulan untuk area medis/toilet.

2.      Kain Lap & Microfiber

Kain Lap & Microfiber – memiliki fungsi untuk menanngkap debu dan minyak tanpa merusak permukaan, dan dapat digunakan pada permukaan yang sensitf, seperti meja, kaca, atau stainless. Microfiber memang memiliki usia pemakaian yang lama dibandingkan jenis kain biasa, tetapi microfiber juga memilliki batas usia pemakaian. Serat yang dimiliki dapat rusak setelah ratusan kali pencucian dan tidak dapat lagi untuk mengunci kotoran.

Tanda – tanda saat kain lap dan microfiber perlu untuk diganti:

  • Permukaan menjadi licin saat dilap.
  • Debu cepat Kembali.
  • Serat kain terasa kasar.

Sebaiknya ganti kain setiap 2-3 bulan, sehingga tidak akan menimbulkann risiko yang berbahaya.

3.      Sponge & Scouring Pad

Faktanya sponge adalah alat cleaning yang paling cepat terkontaminasi dibandingkan alat yang lain. Karena sponge digunakan untuk membersihkan peralatan dapur untuk menyerap minyak dan sisa makanan, sehingga menjadikannya sarang bakteri dalam hitungan hari. Jika membiarkan Sponge dan Scouring Pad tidak diganti dapat menyebabkan risiko kesehatan yang serius karena terkontaminasi langsung dengan peralatan makan.

Standar aman untuk mengganti Sponge & Scouring Pad:

  • Dapur aktif dapat mengganti 1-2 minggu.
  • Area medis disarankan untuk lebih sering mengganti atau bisa digunakan untuk sekali pakai.

4.      Sikat Toilet & Sikat Lantai

Fungsi utama dari Sikat Toilet dan Sikat Lantai digunakan untuk membersihkakn noda berat dan berkerak. Mengganti sikat toilet dan sikat lantai dapat dilakukan 3-6 bulan sedangkan untuk toilet publik dapat dilakukan lebih cepat.

5.      Dust Mop / Dry Mop

Dust Mop / Dry Mop memiliki fungsi yang hampir sama dengan sapu tradisonal, digunakan untuk menangkap debu sebelum menggunakan pel basah dan dapat mengurangi debu beterbangan. Alat dapat diganti 2-4 bulan tergantung pada luas area dan frekuensinya.

6.      Sarung Tangan Cleaning

Sarung Tangan Cleaning memiliki peran yang vital untuk melindungi petugas sekaligus dapat mencegah terjadinya kontaminasi silang. Penggunakan sarung tangan yang rusak atau digunakan terus menerus tanpa mengganti antar area kerja dapat memilliki dampak yang buruk kebersihan lingkungan dan keselamatan petugas itu sendiri.

Lengkap dalam sekejap, klik / tap link : +6281391323737

Untuk Informasi Lebih Lanjut, klik / tap link : s.id/aics