Area publik berisiko tinggi merupakan area dengan tingkat mobilitas manusia yang tinggi sehingga terjadi kontak langsung dengan banyak permukaan, dan memiliki potensi tingkat penyebaran kuman yang besar. Oleh karena itu, peenggunaan alat cleaning tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Menggunakan alat yang tidak sesuai justru akan menurunkan standar kebersihan yang akan membahayakan kesehatan para pengunjung maupun para petugas.
Diartikel ini akan membahas alat-alat cleaning yang tidak direkomendasikan untuk area publik dengan risiko yang tinggi dan alasannya.

Alat Cleaning yang Tidak Cocok untuk Area Publik Berisiko Tinggi
1. Sapu Tradisional
Sapu tradisonal contohnya seperti sapu ijuk, sapu lidi, atau sapu plastik biasa bekerja dengan cara menggeser kotoran, bukan mengangkat kotoran. Jika menggunakan sapu tradisonal pada area publik yang tertutup debu akan berterbangan dan menyebabkan partikel mikro seprti bakteri, sepora jamur akan menyebar ke area yang lain.
Dampak negatif yang akan terjadi jika menggunakan sapu tradisonal untuk area berisiko tinggi:
- Dapat menurunkan kuallitas udara dalam ruangan.
- Memicu alergi dan gangguan pada pernapasan.
- Tidak memenuhi standar yang ditentukan untuk kebersihan fasilitas publik modern.
Jadi sapu tradisonal lebih cocok digunakan untuk area luar ruangan terbuka, untuk area publik berisiko tinggi sebaiknya menggunakan dust mop. Dengan menggunakan dust mop dapat mengangkat kotoran dan menjebak debu serta bakteri secara efektif.
2. Kain Lap Biasa Tanpa Sistem Higienis
Menggunakan kain biasa yang digunakan berulang kali tanpa sistem kode warna yang membedakan penggunaan kain berdasarkan area, dan hanya dibilas air tanpa disinfeksi akan menjadi media berkembang biaknya bakteri yang berbahaya.
Menggunakan lap tanpa sistem yang jelas seperti kode warna dan standar sterilisasi akan sangat berbahaya untuk area publik. Tanpa adannya sistem kebersihan dapat mempercepat penyebaran kuman dan risiko kontaminasi silang yang tinggi. Untuk mencegah risiko tersebut sistem kode warna akan membantu untuk mencegah terjadinya kontaminasi silang, sehingga dapat memenuhi standar kebersihan institusi.
3. Pel Manual dengan Satu Ember
Menggunakan pel dengan sistem satu ember untuk kebersihan area publik akan menyebabkan air pel cepat tercemar. Hal tersebut akan menyebabkan kotoran dan bakteri tersebar ke seluruh area lantai dan menyebabkan bau tidak sedap muncul lebih cepat. Single bucket tidak layak digunakan untuk area publik besar dan berisiko tinggi.
Untuk area yang luas dan berisiko tinggi direkomendasikan untuk menggunakan mop yang memiliki sistem double bucket. Dengan sistem dua ember dapat memisahkan air yang bersih dan air kotor, sehingga air pel lebih higienis dan lantai benar-benar bersih, bukan hanya tampak bersih.
4. Vacuum Cleaner Rumah Tangga
Masih ada bebrapa yang beranggapan vacuum cleaner rumah tanggga bisa digunakan untuk kebersihan industri. Padahal vacuum rumah tangga dirancang untuk pemakaian ringan dan area yang kecil, debu yang dapat dibersihkan menggunakan alat ini merupakan debu yang kasar bukan patogen. Selain itu, vacuum ini tidak memiliki filter HEPA.
Untuk area publik yang luas sebaiknya pilihlah vacuum insudtrial yang memiliki sisitem HEPA filter yang membantu untuk menangkap partikel mikro. Vacuum yang dirancang untuk industri memiliki daya hisap yang tinggi sehingga dapat mengangkat debu dengan efektif mencegahnya untuk Kembali ke udara.
5. Alat Cleaning Murah Tanpa Standar Industri
Alat cleaning yang tidak digunakan untuk industri atau non-industri umumnya tidak tahan digunakan untuk kebersihan intensif, mudah rusak dan kotor, jika kotor akan sulit untuk dibersihkan. Jika tetap menggunakan alat tidak dirancang untuk industri dalam jangka yang panjang akan memiliki dampak.
Dampak menggunakan dalam jangka yang panjang:
- Biaya penggantian yang lebih besar.
- Standar kebersihan sulit dijaga.
- Produktivitas petugas menurun.
Untuk itu sebaiknya gunakan alat cleaning yang sesuai dengan beban kerja, jangan hanya tergiur dengan harga yang murah tanpa mempertimbangkan dampaknya. Menggunakan alat cleaning yang sudah dirancang untuk industri akan memberikan standar kebersihan yang konsisten, lebih hamat biaya, dan dapat meningkatkan profesionalitas fasilitas.
Kesimpulan
Penggunaan alat cleaning yang tidak sesuai di area publik berisiko tinggi dapat meningkatkan penyebaran kuman dan menurunkan standar kebersihan. Oleh karena itu, diperlukan alat cleaning berstandar industri yang higienis dan efektif agar kebersihan tetap terjaga, risiko kontaminasi silang dapat diminimalkan, serta kesehatan pengunjung dan petugas terlindungi.
Lengkap dalam sekejap, klik / tap link : +6281391323737
Untuk Informasi Lebih Lanjut, klik / tap link : s.id/aics